Buku ini merupakan refleksi batin tentang makna kesabaran di tengah dunia yang riuh oleh ambisi dan kegelisahan.
Buku ini merupakan refleksi batin tentang makna kesabaran di tengah dunia yang riuh oleh ambisi dan kegelisahan. Melalui sosok Bu Nyai Hj. Shofiyatul Mu’awwanah, pembaca diajak menyelami keteguhan yang lahir dari diam, kelembutan yang tumbuh dari luka, serta istiqomah yang terjaga dalam sunyi. Karya ini bukan sekadar biografi, melainkan ungkapan cinta dan penghormatan yang intim sebuah persembahan hati dari Nayyaroh bagi sosok penjaga arah yang cahaya doanya tetap hidup dalam ingatan. Dengan bahasa puitis dan reflektif, buku ini menghadirkan kesabaran sebagai cahaya yang menuntun langkah di tengah badai kehidupan.
Daftar Isi
Kata Pengantar
Prolog
Perempuan Penjaga Cahaya
Cahaya Kasih yang Tak Pernah Padam
Kesabaran yang Menjaga Arah
Keteguhan Menuntun Langkah
Ketabahan di Tengah Angin
Sunyi Penjaga Arah
Arah di Pangkuan Sunyi
Kesunyian Tabah Penjaga Nasab
Cahaya Hening Menyejukkan
Kehangatan Cahaya yang Tak Pergi
Jejak Hangat di Kesunyian
Kenangan di Arah Hilang
Epilog