Buku ini mengkaji secara tematik dan argumentatif penegasan Al-Qur’an sebagai wahyu berbahasa Arab dengan menelusuri logika internal ayat-ayat yang menyebutkan karakter kebahasaannya.
Buku ini mengkaji secara tematik dan argumentatif penegasan Al-Qur’an sebagai wahyu berbahasa Arab dengan menelusuri logika internal ayat-ayat yang menyebutkan karakter kebahasaannya. Bahasa Arab tidak dipahami sekadar medium historis, melainkan instrumen integral dalam fungsi wahyu sebagai petunjuk, penjelas hukum, pembentuk kesadaran, dan penyampai kebenaran yang jelas. Melalui analisis redaksi, konteks, serta tujuan wacana qur’ani, buku ini menunjukkan keterkaitan antara bahasa, rasionalitas, peringatan, penegakan hukum, dan universalitas risalah. Pendekatan yang digunakan menempatkan Al-Qur’an sebagai subjek yang menjelaskan dirinya sendiri, dengan dukungan selektif dari Ulumul Qur’an dan kajian kebahasaan.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I Bahasa dalam Logika Wahyu: Antara Fakta, Fungsi, dan Tujuan
BAB II Bahasa Arab dan Rasionalitas Wahyu: Logika Ta‘aqqul dalam Al-Qur’an
BAB III Bahasa Arab sebagai Bahasa Peringatan dan Pembentuk Kesadaran
BAB IV Bahasa Arab dan Penegakan Hukum: Logika Taqnīn Wahyu
BAB V Bahasa Arab sebagai Bahasa Peringatan dan Pembentukan Kesadaran
BAB VI Bahasa Arab dan Universalitas Pesan Wahyu: Dari Lokalitas Bahasa ke Kesadaran Global
BAB VII Bahasa Arab dan Penjagaan Keaslian Wahyu: Stabilitas Makna dan Kesadaran Lintas Zaman
BAB VIII Bahasa Arab dan Universalitas Risalah Al-Qur’an
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA