Budgeting

Setiap pelaksanaan suatu kegiatan, selalu diawali dengan menyusun suatu rencana, perencanaan, agar supaya lebih terarah dan focus, dan pelaksanaan nya lebih terarah, terkendali dengan baik, sehingga memperoleh hasil kegiatan serta kinerja yang baik, serta tujuannya dapat tercapai.
Specs
  • Judul: Budgeting = penganggaran
  • Kepengarangan: Achmad Helmy Djawahir, Sri Indrawati, Lailatus Sa’adah
  • ISBN: 978-623-485-160-1
  • ISBN: 978-623-485-161-8 (PDF)
  • Tahun Terbit: 2023
  • Ukuran: 17x25 cm
  • Jumlah Halaman: 276 Hlm

Setiap pelaksanaan suatu kegiatan, selalu diawali dengan menyusun suatu rencana, perencanaan, agar supaya lebih terarah dan focus, dan pelaksanaan nya lebih terarah, terkendali dengan baik, sehingga memperoleh hasil kegiatan serta kinerja yang baik, serta tujuannya dapat tercapai. Salah satu alat yang digunakan oleh beberapa fihak; orang, organisasi (lembaga, perusahaan), adalah Budget (Anggaran), dengan melalui proses Penanggaran (Budgeting). Dengan Budget (Anggaran), melalui Budgeting (Penganggaran), maka semua hal; dari awal sampai dengan akhir; dapat diketahui secara terperinci, jelas, benar, hal yang berkaitan dengan proses, langkah, dan teknik; mulai dari Peramalan penjualan, sampai dengan Laba Rugi usaha, perusahaan.

 

Daftar Isi

Sampul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I: Dasar Penyusunan Anggaran
1.1. Pengertian
1.2. Sifat Penyusunan Anggaran
1.3. Syarat-syarat Menyusun Anggaran
1.4. Peranan Dan Fungsi Anggaran
1.5. Manfaat Anggaran
1.6. Cara Menyusun Anggaran
1.7. Dimensi Waktu Anggaran
1.8. Jangka Waktu Anggaran
1.9. Organisasi Penyusunan Anggaran
1.10. Macam-macam Anggaran
1.11. Jenis-jenis Anggaran
1.12. Dasar Penyusunan Anggaran
1.13. Langkah Penyusunan Anggaran
1.14. Mekanisme Penyusunan Anggaran Jangka Pendek (tahunan)
Bab II: Prakiraan (Ramalan) Penjualan
2.1. Pengertian
2.2. Fungsi
2.3. Tahapan Pelaksanaan Prakiraan Penjualan
2.4. Data Yang Dibutuhkan
2.5. Faktor-faktor Penting
2.6. Metode Prakiraan Penjualan
2.7. Contoh Praktikum
Praktikum Peramalan Penjualan
Bab III: Anggaran Penjualan
3.1. Pengertian
3.2. Faktor-faktor Dasar
3.3. Mekanisme Dan Teknik Penyusunan Anggaran
3.4. Jenis Dan Bentuk Anggaran Penjualan
3.5. Contoh Praktikum
Praktikum Anggaran Penjualan
Bab IV: Anggaran Produksi
4.1. Pengertian
4.2. Mekanisme Penyusunan
4.3. Faktor-faktor Dasar
4.4. Teknik Penyusunan
4.5. Contoh Praktikum
Praktikum Anggaran Produksi
Bab V: Anggaran Bahan Baku
5.1. Pengertian
5.2. Jenis-budget Bahan Baku
5.3. Mekanisme Penyusunan
5.4. Budget Pemakaian/kebutuhan Bahan Baku
5.5. Budget Biaya Pemakaian Bahan Baku
5.6. Budget Persediaan Bahan Baku
5.7. Budget Pembelian Bahan Baku
5.8. Contoh Praktikum
Praktikum Anggaran Bahan Baku
Bab VI: Anggaran Tenaga Kerja Langsung
6.1. Pengertian
6.2. Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung Dengan Upahmenurut Jam Kerja/harian
6.3. Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung Dengan Upahmenurut Satuan Unit Produksi/borongan
6.4. Aplikasi
Praktikum Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung
Bab VII: Budget Biaya Overhead Pabrik
7.1. Pengertian
7.2. Cara Penyusunan Anggaran
7.3. Contoh Praktikum
Praktikum Anggaran Biaya Foh
Bab VIII: Budget (Anggaran) Biaya ProsesProduksi, Harga Pokok Produksi,Harga Pokok Penjualan
8.1. Budget (anggaran) Biaya Proses Produksi (budget Bpp)
8.2. Budget (anggaran) Harga Pokok Produksi (cgm )
8.3. Budget (anggaran) Harga Pokok Penjualan ( C G S )
Praktikum Bpp, Cgm, Cgs
Bab IX: Anggaran (Budget) Biaya Operasi
9.1. Pengertian
Praktikum Anggaran Biaya Operasi
Bab X: Budget (Anggaran) Laba-Rugi
10.1. Pengertian
10.2. Dasar
10.3. Teknik Penyusunan
Contoh Praktikum
Praktikum Anggaran Laba Rugi
Bab XI: Budget Kas
11.1. Pengertian
11.2. Faktor Budget Kas
11.3. Teknik Penghitungan Dan Penyusunan
11.4. Contoh Praktikum
Praktikum Anggaran Kas
Bab XII: Flexible Budget
12.1. Pengertian
12.2. Karakteristik
12.3. Proses Penghitungan Dan Penyusunan
12.4. Teknik Penyusunan
12.5. Contoh Praktikum
Praktikum Anggaran Flexible
Daftar Pustaka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *