Buku Bahasa yang Terus Mengalun dalam Bisikan Rahmat-Nya menghadirkan rangkaian renungan spiritual yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis Nabi, dan hikmah ulama salaf untuk menuntun pembaca menyelami kembali makna perjalanan hidup sebagai hamba Allah
Buku Bahasa yang Terus Mengalun dalam Bisikan Rahmat-Nya menghadirkan rangkaian renungan spiritual yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis Nabi, dan hikmah ulama salaf untuk menuntun pembaca menyelami kembali makna perjalanan hidup sebagai hamba Allah. Setiap bab mengajak pembaca merenungi tanda-tanda Ilahi, memperhalus akhlak, membersihkan hati, serta menata niat dan amal agar tetap berada dalam naungan rahmat-Nya. Dengan nuansa reflektif dan penuh kelembutan, buku ini menjadi ruang hening bagi jiwa untuk kembali menemukan ketenangan, meningkatkan kualitas ibadah, serta merawat hubungan dengan Allah di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern.
Daftar Isi (tanpa nomor halaman)
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bahasa Ke-1 : Refleksi Amal untuk Hidup Lebih Bermakna Demi Menggapai Surga dengan Muhasabah
Bahasa Ke-2 : Menjadi Manusia yang Mampu Menekan Potensi Negatif
Bahasa Ke-3 : Shalat Adalah Parameter Utama Seorang Hamba
Bahasa Ke-4 : Shalat–Shalawat–al-Qur’an: Media untuk Menggapai Keberkahan Hidup
Bahasa Ke-5 : Tidak Ada Sedikitpun yang Terlewat dalam CCTV Tuhan
Bahasa Ke-6 : Dua Pesan dalam Nishfu Sya’ban untuk Mempersiapkan Diri Menyambut Ramadhan
Bahasa Ke-7 : Kewajiban & Larangan Allah Adalah Bentuk Kasih Sayang dan Cinta-Nya
Bahasa Ke-8 : Dawuh Imam Izzuddin Ibn Abd al-Salam Tentang Faidah & Hikmah Puasa
Bahasa Ke-9 : Al-Qur’an adalah Media dan Sarana Komunikasi Seorang Hamba dengan Tuhannya
Bahasa Ke-10 : Al-Qur’an Mukjizat Terbesar Sepanjang Masa
Bahasa Ke-11 : Lailatul Qadar: Tamu Istimewa yang Dinantikan & Disambut Banyak Orang
Bahasa Ke-12 : Hikmah Ramadhan dalam Peningkatan Kualitas Ibadah kepada Allah
Bahasa Ke-13 : Mengemban Amanah
Bahasa Ke-14 : Menjaga & Melestarikan Silaturrahim
Bahasa Ke-15 : Menjaga dan Melestarikan Status “al-’Aidin & al-Faizin”
Bahasa Ke-16 : Berbagi Kebahagiaan kepada Orang Lain
Bahasa Ke-17 : Idealnya Semakin Bertambah Ilmu Maka Semakin Zuhud
Bahasa Ke-18 : Kunci Kebahagiaan Hakiki dalam Hidup
Bahasa Ke-19 : Ilmu Mengantar pada “Khasy-Yah” yang Berbuah Akhlak
Bahasa Ke-20 : Taqwa Mencakup Dimensi Sosial–Horizontal
Bahasa Ke-21 : Jangan Lewatkan Setiap Momentum untuk Peningkatan Taqwa
Bahasa Ke-22 : Membuka Keberkahan Keluarga dengan Menapak Tilas Nabi Ibrahim Menuju Kebahagiaan Hakiki
Bahasa Ke-23 : Ber-Ikhtiar untuk Memperoleh Keturunan yang Halim & ‘Alim
Bahasa Ke-24 : Men-Download Pesan dan Kesan dari Surat al-Kautsar
Bahasa Ke-25 : Sukses Dunia Seharusnya Mengantar pada Sukses Akhirat
Daftar Bacaan
Biodata Penulis
Biodata Penyunting