Di Tepinya Sungai Serayu

Di Tepinya Sungai Serayu: Menumbuhkan Nilai dari Tanah Sendiri merupakan buku inspiratif yang mengangkat kisah nyata tentang pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pengembangan potensi lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Melalui rangkaian cerita yang berpijak pada kehidupan masyarakat di sekitar Sungai Serayu, pembaca diajak memahami bagaimana kepedulian terhadap alam, semangat gotong royong, inovasi, dan kearifan lokal mampu melahirkan perubahan yang berdampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi. Buku ini tidak hanya menghadirkan refleksi atas tantangan yang dihadapi masyarakat, tetapi juga menawarkan berbagai praktik baik yang dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan di berbagai daerah. Ditulis dengan gaya naratif yang ringan namun sarat makna, buku ini menjadi bacaan yang relevan bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, komunitas, maupun masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pembangunan masyarakat, konservasi lingkungan, dan penguatan nilai-nilai lokal sebagai modal menuju masa depan yang berkelanjutan.

Daftar Isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
Pendahuluan – Waktu Fajar Menyingsing

Bagian I. Lanskap dan Kerentanan

Bab 1. Di Tepinya Sungai Serayu
Bab 2. Sungai Pujaan Bapak Tani
Bab 3. Pelangi di Ujung Keraguan

Bagian II. Pergeseran dan Penciptaan Nilai

Bab 4. Angin yang Mengubah Arah
Bab 5. Sumber Kemakmuran yang Ditafsir Ulang
Bab 6. Tirta Kencana: Nilai yang Mengalir dari Tanah Sendiri

Bagian III. Praktik Transformasi

Bab 7. Nyiur yang Menyimpan Harga Diri
Bab 8. Air yang Dijaga, Harapan yang Dirawat

Bagian IV. Refleksi dan Masa Depan

Bab 9. Yang Tak Selalu Terlihat: Akar Sosial Perubahan
Bab 10. Serayu Akan Tetap Mengalir
Epilog – Di Tepinya Sungai yang Terus Mengalir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *