Buku Semantik: Makna Konseptual – Asosiatif, Makna Konteks, Makna Denotasi – Konotasi, Makna Referensial – Non Referensial, dan Makna Leksikal – Gramatikal ini menyuguhkan kepada para pembaca kumpulan artikel yang bersifat teoritis dan praktis. Setiap artikel merupakan penerapan teori-teori semantik dalam mengalisis objek kajian yang aktual dan mutakhir, seperti novel, cerpen, film, dan talkshow. Perspektif yang digunakan untuk membahas makna konseptual – asosiatif, makna konteks, makna denotasi – konotasi, makna referensial – non referensial, dan makna leksikal – gramatikal ini pun berbeda – beda, seperti Geoffrey Leech, Roland Barthes, Ogden dan Richard, Jos Daniel Parera, Abdul Chaer, dan Wittgenstein.
DAFTAR ISI
BAB I Makna Konseptual – Asosiatif
Makna Asosiatif pada Novel “Bumi Manusia” Karya Pramoedya Ananta Toer Berdasarkan Perspektif Geoffrey Leech
Makna Konseptual dan Asosiatif dalam Novel “Tentang Kamu” Karya Tere Liye Berdasarkan Perspektif Geoffrey Leech
Makna Asosiatif dalam Novel “Anak Rantau” Karya Ahmad Fuadi Berdasarkan Prespektif Geoffrey Leech
Makna Asosiatif pada Cerpen “Bidadari Itu Dibawa Jibril” Karya Ahmad Mustofa Bisri Berdasarkan Perspektif Geoffrey Leech
Makna Asosiatif dalam Novel “Negeri 5 Menara” Karya A.Fuadi Berdasarkan Perspektif Geoffrey Leech
BAB II Makna Konteks
Makna Konteks dalam Novel “Merayakan Kehilangan” Karya Brian Khrisna
BAB III Makna Denotasi – Konotasi
Makna Denotasi dan Konotasi dalam Album “Tempat Aku Pulang” Karya Fiersa Besari Berdasarkan Perspektif Roland Barthes
BAB IV Makna Referensial – Non Referensial
Makna Referensial dan Non Referensial dalam Novel “Cinta Dalam Diam” Karya Shineeminka Berdasarkan Perspektif Ogden dan Richard
Makna Referensial dalam Film “Dilan 1990” Karya Pidi Baiq Berdasarkan Perspektif Jos Daniel Parera
BAB V Makna Leksikal – Gramatikal
Makna Leksikal dan Makna Gramatikal pada Kumpulan Cerpen “Bidadariku Anisa” Berdasarkan Perspektif Abdul Chaer
Makna Leksikal dan Gramatikal dalam Novel “Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin” Karya Tere Liye Berdasarkan Perspektif Wittgenstein
